![]() |
|
![]() |
|
|
Aliran - Perguruan - Teknik - Latihan |
|
DAFTAR ISI Majalah Seni Beladiri DUEL No. 03 TEKNIK BELADIRI, PENCAK SILAT, Jurus Tunggal Baku KESEHATAN, Peregangan Beladiri WUSHU, Jiben Gong & Jibeng Dong Zuo PSIKOLOGI BELADIRI, Stress dalam Proses Pelatihan
|
PEREGANGAN UNTUK
PRAKTISI BELADIRI (2)
PEREGANGAN TANPA PASANGAN |
||
|
Dorong dagu ke atas sambil tengadah. |
DUEL edisi lalu telah mengulas mengenai
persiapan, manfaat peregangan dan pemanasan. Jenis peregangan amat
beragam, namun pada dasarnya memiliki maksud dan tujuan yang sama. Pada
kesempatan ini akan ditampilkan beberapa contoh peregangan yang dapat
dilakukan sendirian tanpa pasangan.
Sebagai pedoman, pada umumnya tahapan-tahapan dalam melakukan peregangan adalah sebagai berikut: Hembuskan nafas pada proses membentuk sikap tertentu, kemudian bertahan pada posisi meregang dalam hitungan tertentu, dan diakhiri dengan mengendurkan otot kembali. Lakukan bagian kanan dan kiri secara bergantian. Anda dapat memodifikasi jenis peregangan ini dengan teknik-teknik yang lain, namun harus dengan bimbingan seorang yang ahli, karena sebagaimana telah diterangkan, apabila peregangan dilakukan tanpa cara yang benar, bukan manfaat yang didapat melainkan cedera yang mungkin terjadi. (Graspuzi) |
||
|
Tarik belakang kepala ke depan sambil menunduk. |
Dorong dagu ke samping sambil menoleh ke samping. |
Tarik kepala ke samping sambil memiringkan kepala. |
|
|
Simpan tangan di depan badan. Tarik sikut ke belakang. |
Simpan tangan di belakang kepala. Tarik sikut ke bawah. |
Pilin jari tangan. Angkat kedua tangan ke atas |
|
|
Pilin jari tangan. Angkat kedua tangan ke atas kemudian miringkan ke samping. |
Rentangkan tangan ke depan. Tarik jari ke arah badan. |
Tekan punggung telapak tangan ke samping bagian dalam. |
|
|
Tekuk lutut depan. Luruskan kaki belakang. Tekuk lutut belakang. Luruskan kaki depan sambil merendahkan badan.
Duduk bersila. Kedua telapak kaki dirapatkan, lutut diturunkan. Kaki diluruskan ke depan. Kepala menyentuh lutut. Kepala menyentuh punggung telapak tangan yang menempel di lantai.
|
|||