DAFTAR ISI

Majalah  Seni Beladiri

DUEL No. 05

Home

BELADIRI DARI BRAZIL, Gracie Jiujutsu 

KICK BOXING INDONESIA 

MUK YAN JONG 

YI CHIN CHING 

GRANDMASTER KENWA MABUNI 

KUNGFU SHAOLIN DO, Grandmaster Sin Kwang The 

TAPAK SUCI, Jurus Dasar dan Teknik Praktis 

PENCAK SILAT, Jurus Tunggal Baku 

KUNGFU SHAOLIN SHE 

MAENPO PEUPEUHAN ADUNG RAIS, Napel 

BELADIRI KOREA, Berbagai Aliran (Do) 

PSIKOLOGI BELADIRI 

TULISAN PEMBACA, Standardisasi Pencak Silat yang Berlebihan 

INFO BELADIRI,

   Info ringkas 

   Info Karate 

 

INFO KARATE

 

GASHUKU NASIONAL

KEI SHIN KAN KARATE-DO INDONESIA

Sebanyak 30 (tiga puluh ) peserta lebih dari 9 (sembilan) daerah Jawa dan luar Jawa antara lain Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogykarta (DIY) dan Bali, mengikuti Gashuku Nasional, yang digelar di Kopeng Salatiga, Jawa Tengah, dari tanggal 29 Desember 2000 hingga 3 Januari 2001. Inti dari Gashuku kali ini lebih ditekankan pada segi pendidikan dan latihan tentang cara melatih dengan baik dan benar, seperti melatih teknik dan bentuk pukulan (chuki), tangkisan (uke), Sabetan (uchi), tendangan (geri), pergerakan badan (taesabaki), keseragaman KATA, tenaga dalam dan teknik perkelahian bebas. Gashuku (latihan bersama) ini dipimpin langsung oleh Bambang Dewantoro Dan VII, Ketua Dewan Guru Sabuk Hitam Kei Shin Kan Karate- Do Indonesia. Gashuku ini berjalan dengan aman, tertib, disiplin dan mengesankan.

Walaupun masih dalam suasana Lebaran yaitu bersamaan dengan Idul Fitri 1421 H, Gashuku Nasional yang di selenggarakan Perguruan Karate, Kei Shin Kan Karate-Do Indonesia, dapat dilaksanakan sesuai rencana. Latihan bersama ini membahas beberapa masalah penting mengenai penataran wasit, latihan teknik dan latihan tenaga dalam (ki). Khusus mengenai tenaga dalam, Bambang Dewantoro menjelaskan, "Kei Shin Kan Karate-do Indonesia pada dasarnya merupakan seni beladiri yang mengandalkan keseimbangan tenaga, pikiran dan kekuatan hati, dengan pengelolaan ki (tenaga dalam) dari pikiran, jiwa dan spiritual yang disalurkan keseluruh anggota tubuh akan mampu bereaksi seperti air yang mengalir, jika ada ancaman datang", tuturnya. Menurutnya bahwa karate dekat sekali bahkan berkaitan dengan gerakan jiwa atau pikiran manusia. "Melalui meditasi, pikiran dilatih untuk mengarahkan gerakan badan", katanya. Selanjutnya ia mengatakan, "sebenarnya kekuatan dan keteguhan hati yang mampu menjadikan karateka dapat mengambil hasil yang terbaik dan kita harus mengkondisikan dalam suatu sikap yang disebut mushin, berpikir dan berprilaku seperti air, dalam bahasa Jepangnya disebut Mikaryu Kokoro". Tandasnya.

Bambang Dewantoro sempat memberikan komentar terhadap peserta dari luar Jawa, yang rela berlebaran di atas kapal " Saya bangga dengan mereka, karena kesalahan saya menempatkan waktu, tidak menjadi halangan bagi mereka untuk mengikuti gashuku atau latihan bersama para pelatih yang saya adakan. Ini adalah bentuk loyalitas mereka kepada perguruan ini", ungkap Bambang Dewantoro bangga. AIS

Bambang Dewantoro bersama peserta Gashuku Nasional di Kopeng Salatiga Jawa Tengah.

 

Latihan Teknik Tendangan.

 

Latihan Kumite hard contact gaya Kei Shin Kan.