![]() |
|
![]() |
|
|
Aliran - Perguruan - Teknik - Latihan |
|
DAFTAR ISI Majalah Seni Beladiri DUEL No. 01 PROFIL, Sosai Masutatsu ( Mas )Oyama ARTIKEL LEPAS, Beladiri Untuk Selamat PENCAK SILAT, Jurus Ke Delapan Maenpo PSIKOLOGI BELADIRI, Motivasi Instruktur
|
|
Pencak Silat MAENPO PEUPEUHAN ADUNG RAIS JURUS KE DELAPAN SEPAK / "TAJONG" & APLIKASI
Sikap Awal, berdiri tegak (ajeg), kedua kaki dirapatkan, kedua tangan mengepal disimpan di dada. Pandangan kedepan, konsentrasi penuh, keadaan seluruh tubuh "kosong" tidak tegang/rileks. (gambar 1) Kaki kiri disusurkan kedepan, kedua tangan terbuka diarahkan keatas (bagian kepala lawan) seolah akan menarik rambut lawan, berat badan di kaki depan. Kaki belakang dikosongkan untuk melakukan tendangan yang keras. (gambar 2) Dengan cepat kedua tangan dikepalkan yang kuat seolah-olah menarik rambut lawan dengan keras kearah perut (kurang lebih setengah jengkal dari perut). (gambar 3) Kepalan dilepas, disusul dengan sebuah pukulan oleh kedua tangan yang mengepal dengan lekukan jari telunjuk ("notog") (gambar 4).Kedua tangan dikosongkan, untuk segera melakukan tendangan yang sangat cepat dan keras kearah objek vital lawan (gambar 5,6,7,8), kemudian kembali pada posisi awal (gambar 1). |
|
Hal-hal yang harus diperhatikan : 1. Kekuatan tenaga pada saat menarik terletak sekitar bagian pergelangan tangan. 2. Pukulan "notog" dilakukan dengan kuat dan keras, tenaga dipusatkan pada jari telunjuk tangan. 3. Gerakan menarik dan menotok dilakukan dengan cepat. 4. Tendangan kedepan dapat digunakan juga untuk menahan serangan lawan. 5. Jurus ini juga dapat digunakan untuk melatih otot-otot kedua kaki.
Yayasan Maenpo Peupeuhan " Adung Rais " Jl. Lengkong Besar No. 19 Bandung, 40261
Disadur dari : Buku Maenpo Peupeuhan Adung Rais oleh Mohammad Rafijen Penerbit P.T. Dian Rakyat |
||